If you tvholic, you must get the best offer from direct tv. Because directv can give us more than 130 tv channel. Isn’t that fantastic? It means you’re going to have plenty of interesting program you can choose. Just call now, and you’ll get special offer for your phone order.
If you still have any question, you can call 800.644.8103. And don’t forget to order as soon as possible.
Sunday, July 5, 2009
Friday, March 20, 2009
Hari gini masih percaya mitos kehamilan?
Seiring dengan perkembangan teknologi jaman, tapi tampaknya tradisi timur yang lekat dengan mitos sulit untuk dipisahkan. Seperti halnya mitos kehamilan yang masih saja menjadi momok menakutkan bagi para ibu yang tengah hamil.
Apa saja mitos kehamilan yang beredar di sekitar kita:
* Dilarang membunuh binatang baik itu si suami ato istri yang sedang hamil, bisa-bisa bayinya terlahir cacat. (Alasan tidak boleh membunuh binatangnya bisa dibenarkan, tapi bukan berarti itu dikaitkan dengan bayi yang terlahir cacat kan?)
* Memasang pisau/ gunting kecil pada pakaian dalam agar janin terhindar dari marabahaya. (Haaiyaah!! Malah bahaya bukan? Bisa-bisa nusuk perut, kan berabe!!)
* Hamil pasti ngidam, mintanya aneh-aneh, kalo tidak dituruti, si bayi bisa ngileran. (ngidam itu tradisi yang berkembang di Indonesia. Tidak ada hubungan bayi ngiler dengan masa ngidam yang tidak terpenuhi, lagian ngiler ato ngeces hal yang wajar kan, kita aja yang dewasa kadang masih suka ngeces toh)
* Hamil pasti muntah-muntah, lemes, gak bisa ngapa-ngapain. (faktor hormonal memang berpengaruh pada kondisi fisik, tapi apakah mesti menjadi alasan buat malas-malasan, ongkang-ongkang aja. Kalo kita mengacu pada Sigmund Freud, bahwa jauh dalam diri kita punya alam bawah sadar yang tentunya dimiliki si janin, bisa jadi males-malesan selama hamil, nular ke si kecil nantinya. Kecuali kehamilan tertentu yang memang membutuhkan perawatan khusus, karena kandungan lemah ato ibu yang menderita sakit tertentu
* Tabu jika menyiapkan perlengkapan bayi sebelum bayi lahir. (Mau emangnya belanja dalam kondisi badan makin berat, kaki mulai kram & bengkak, dan perut makin membuncit?? Mending belanjanya pas perut belum terlalu besar kan, biar lebih nyaman)
Lantas, apakah Anda masih termasuk yang menganut mitos-mitos kehamilan diatas? Come on, hari gini masih percaya mitos kehamilan?? Be realistic aja lah..
Apa saja mitos kehamilan yang beredar di sekitar kita:
* Dilarang membunuh binatang baik itu si suami ato istri yang sedang hamil, bisa-bisa bayinya terlahir cacat. (Alasan tidak boleh membunuh binatangnya bisa dibenarkan, tapi bukan berarti itu dikaitkan dengan bayi yang terlahir cacat kan?)
* Memasang pisau/ gunting kecil pada pakaian dalam agar janin terhindar dari marabahaya. (Haaiyaah!! Malah bahaya bukan? Bisa-bisa nusuk perut, kan berabe!!)
* Hamil pasti ngidam, mintanya aneh-aneh, kalo tidak dituruti, si bayi bisa ngileran. (ngidam itu tradisi yang berkembang di Indonesia. Tidak ada hubungan bayi ngiler dengan masa ngidam yang tidak terpenuhi, lagian ngiler ato ngeces hal yang wajar kan, kita aja yang dewasa kadang masih suka ngeces toh)
* Hamil pasti muntah-muntah, lemes, gak bisa ngapa-ngapain. (faktor hormonal memang berpengaruh pada kondisi fisik, tapi apakah mesti menjadi alasan buat malas-malasan, ongkang-ongkang aja. Kalo kita mengacu pada Sigmund Freud, bahwa jauh dalam diri kita punya alam bawah sadar yang tentunya dimiliki si janin, bisa jadi males-malesan selama hamil, nular ke si kecil nantinya. Kecuali kehamilan tertentu yang memang membutuhkan perawatan khusus, karena kandungan lemah ato ibu yang menderita sakit tertentu
* Tabu jika menyiapkan perlengkapan bayi sebelum bayi lahir. (Mau emangnya belanja dalam kondisi badan makin berat, kaki mulai kram & bengkak, dan perut makin membuncit?? Mending belanjanya pas perut belum terlalu besar kan, biar lebih nyaman)
Lantas, apakah Anda masih termasuk yang menganut mitos-mitos kehamilan diatas? Come on, hari gini masih percaya mitos kehamilan?? Be realistic aja lah..
Saturday, March 7, 2009
Kecerdasan Majemuk
Lewat bukunya Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences, Howard Gardner mengemukakan menyatakan bahwa selama ini kita cenderung mempersepsikan kecerdasan terlalu sempit, yaitu mengarah pada IQ. Padahal manusia mempunyai bermacam kecerdasan yang seringkali terabaikan oleh diri kita sendiri.
Dalam Teori Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences Theory) ada 9 jenis kecerdasan manusia, yaitu:
Nah Mom & Dad... gimana.... sekarang coba deh lebih cermat lagi dengan anak kita, kira-kira Si Kecil lebih condong kemana ya kecerdasannya?? Kenapa kita mesti tau gimana & bagaimana kecerdasan si kecil?? Karena semakin dini kita tau, kita akan lebih mudah untuk memberikan stimulasi yang pas terutama untuk kecerdasan-kecerdasan secara alamiah dialami oleh si kecil. Jikalau pun ada atau banyak kecerdasan yang tidak dikuasai si kecil sama sekali, belum terlambat kok buat kita untuk meransangnya.
Lagipula nih Mom & Dad, kita tidak bisa memaksakan si Kecil punya semua aspek Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) secara optimal semua kan??? Ingat loh, mereka juga manusia seperti kita, mereka juga bukan dewa yang bisa segalanya. Setiap manusia sehebat apapun dia, pasti punya kekurangan kan Mom?? Ya kan Dad??
Dalam Teori Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences Theory) ada 9 jenis kecerdasan manusia, yaitu:
1. Kecerdasan Linguistik
Merupakan kemampuan menggunakan kata, baik itu verbal maupun tulisan, termasuk keahlian berbahasa. Kecerdasan ini biasanya dimiliki oleh para orator, penulis, penyiar, dll.
2. Kecerdasan Matematis-Logis
Kemampuan menggunakan angka, penalaran, hubungan sebab-akibat dan hubungan logis suatu peristiwa. Biasanya dimiliki oleh ahli matematika, bankir, dll.
3. Kecerdasan Spasial
Kemampuan untuk mempersepsi & mentransformasikan dunia spasial-visual, berupa kepekaan terhadap warna, garis, bentuk, ruang & hubungan yang terjadi di dalamnya. Kecerdasan Spasial ini biasanya dimiliki oleh sutradara, desainer, seniman, dsb.
4. Kecerdasan Kinestetis-Jasmani
Meliputi kemampuan fisik, baik itu kecepatan, kelenturan, kekuatan, dll. Jelas, bahwa kecerdasan ini biasanya dimiliki oleh atlet, penari, dsb.
5. Kecerdasan Musikal
Dari namanya pun, sudah bisa tertebak, bahwa ini merupakan kecerdasan yang meliputi kepekaan irama, melodi, ataupun warna suara. Kecerdasan ini tentu saja dimiliki oleh penyanyi, komposer, dll.
6. Kecerdasan Interpersonal
Kepekaan terhadap ekspresi wajah, suara, gerak-isyarat serta kemampuan membedakan aneka tanda interpersonal & menanggapinya secara efektif. Kecerdasan Interpersonal ini biasanya dimiliki oleh politisi, psikolog, pekerja sosial, dsb.
7. Kecerdasan Intrapersonal
Merupakan kecerdasan untuk memahami diri sendiri & bertindak sesuai pemahaman tersebut, termasuk juga kecerdasan untuk menghargai diri sendiri. Termasuk didalamnya adalah psikolog, spiritualis, penulis, dll
8. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan mengenali benda-benda fisik & fenomena alam. Biasanya kecerdasan naturalis ini dimiliki oleh ahli biologi, pecinta alam, aktivis lingkungan, pendaki gunung, dll.
9. Kecerdasan Eksistensial
Keahlian pada berbagai masalah pokok kehidupan & eksistensial manusia mencakup pemahaman terhadap pengalaman dalam kehidupannya. Kecerdasan ini sebagian besar dimiliki oleh filosof, spiritualis, ilmuwan, seniman, dsb.
Nah Mom & Dad... gimana.... sekarang coba deh lebih cermat lagi dengan anak kita, kira-kira Si Kecil lebih condong kemana ya kecerdasannya?? Kenapa kita mesti tau gimana & bagaimana kecerdasan si kecil?? Karena semakin dini kita tau, kita akan lebih mudah untuk memberikan stimulasi yang pas terutama untuk kecerdasan-kecerdasan secara alamiah dialami oleh si kecil. Jikalau pun ada atau banyak kecerdasan yang tidak dikuasai si kecil sama sekali, belum terlambat kok buat kita untuk meransangnya.
Lagipula nih Mom & Dad, kita tidak bisa memaksakan si Kecil punya semua aspek Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) secara optimal semua kan??? Ingat loh, mereka juga manusia seperti kita, mereka juga bukan dewa yang bisa segalanya. Setiap manusia sehebat apapun dia, pasti punya kekurangan kan Mom?? Ya kan Dad??
Produk Susu Bermelamin
10 Daftar Produk Makanan Bermelamin berdasarkan penelitian YLKI:
1. Nestle Bear Brand Sterilized Low Fat Milk (Susu Beruang)
2. Kino Bear cokelat krispi
3. Yake Assorted Candies permen cokelat berbentuk panjang
4. F & N susu kental manis
5. Tirol Choco Mix permen
6. Dutch Mill yoghurt
7. Pura Low Fat UHT Milk Beverage
8. Crown Lonk biskuit rasa cokelat
9. Fan Fun biskuit
10. Yake Assorted Candies permen cokelat berbentuk lonjong lentur.
Semoga saja, kemunculan informasi YLKI tentang 10 Daftar Produk Makanan Bermelamin tidak hanya angin lalu & menjadi isapan jempol belaka, tapi ada tindak lanjut nyata dari Pemerintah.
Produk makanan bermelamin yang semakin meresahkan masyarakat berarti semakin membutuhkan kejelian masyarakat untuk memilih makanan yang tepat bagi keluarganya. Teliti sebelum membeli dan cermat sebelum membayar.
1. Nestle Bear Brand Sterilized Low Fat Milk (Susu Beruang)
2. Kino Bear cokelat krispi
3. Yake Assorted Candies permen cokelat berbentuk panjang
4. F & N susu kental manis
5. Tirol Choco Mix permen
6. Dutch Mill yoghurt
7. Pura Low Fat UHT Milk Beverage
8. Crown Lonk biskuit rasa cokelat
9. Fan Fun biskuit
10. Yake Assorted Candies permen cokelat berbentuk lonjong lentur.
Semoga saja, kemunculan informasi YLKI tentang 10 Daftar Produk Makanan Bermelamin tidak hanya angin lalu & menjadi isapan jempol belaka, tapi ada tindak lanjut nyata dari Pemerintah.
Produk makanan bermelamin yang semakin meresahkan masyarakat berarti semakin membutuhkan kejelian masyarakat untuk memilih makanan yang tepat bagi keluarganya. Teliti sebelum membeli dan cermat sebelum membayar.
Obat Aborsi
Tau gak, kalo iklan obat aborsi lewat searching google aja dengan keyword: obat aborsi, ditemuin 47.600 link url. Hukun supply & demand emang berlaku. Maraknya penjualan obat aborsi tentu seiring dengan tingginya permintaan obat aborsi.
Hebohnya penggrebekan tempat praktek aborsi yang ditayangin di media televisi beberapa minggu terakhir ini, bikin miris ya dengernya.. Mana jubmlah bayi yang dikorbankan tidak sedikit, begitu pula dengan menjamurnya klinik aborsi. Dan rupanya maraknya kehamilan di luar nikah baik itu karena korban pemerkosaan ataupun hubungan seks bebas mempertinggi tingkat kebutuhan akan obat aborsi di Indonesia.Kota-kota besar yang dipenuhi dengan gaya hidup bebas, memang menjadi sasaran empuk untuk para penjual obat aborsi. Mengingat kehidupan seks bebas dan kemungkinan besar terjadinya kehamilan di luar nikah, membuat obat aborsi menjadi semakin dicari.
Sunday, February 15, 2009
Obat Puyer Bahaya
Semenjak Seputar Indonesia RCTI menayangkan POLEMIK bahaya obat PUYER, langsung deh para ortu jadi spaneng. Dalam sebuah tayangan pun, ketika Menkes ditanya seputar polemik bahaya obat puyer, beliau hanya menjawab bahwa pemberian obat puyer itu kewenangan alias otoritas dari dokter.
Polemik bahaya obat puyer makin ditandai dengan kekhawatiran WHO terhadap pemerintah Indonesia yang masih menoleransi pemberian obat puyer lebih dari 1% dari batas yang ditolerir WHO. Padahal negara-negara yang ekonominya terpuruk seperti Bangladesh & India pun sudah mengeliminir pemberian obat puyer. Kenapa Indonesia tidak bisa??
Jutaan anak bangsa yang merupakan modal besar penerus bangsa ini apakah masih harus menelan pahit-pahit obat anak yang nyata-nyata memberikan efek negatif?? Sepertinya Polemik Bahaya Obat Puyer masih akan berlangsung lama.
Polemik bahaya obat puyer makin ditandai dengan kekhawatiran WHO terhadap pemerintah Indonesia yang masih menoleransi pemberian obat puyer lebih dari 1% dari batas yang ditolerir WHO. Padahal negara-negara yang ekonominya terpuruk seperti Bangladesh & India pun sudah mengeliminir pemberian obat puyer. Kenapa Indonesia tidak bisa??
Jutaan anak bangsa yang merupakan modal besar penerus bangsa ini apakah masih harus menelan pahit-pahit obat anak yang nyata-nyata memberikan efek negatif?? Sepertinya Polemik Bahaya Obat Puyer masih akan berlangsung lama.
Dukun Cilik Asal Jombang
Lagi-lagi Jombang geger. Setelah sempat dihebohkan dengan Ryan di Penjagal, kali ini geger gara-gara munculnya dukun baru yang masih belia, yaitu Dukun Cilik Ponari.
Fenomena Dukun Cilik Ponari ternyata mengalahkan hebohnya panggung Idola Cilik. Dengan kata lain, Dukun Cilik Ponari adalah pemenang Idola Cilik sesungguhnya. Lha wong, jelas-jelas fansnya sampe bejibun & rela berinjak-injakan demi mendapatkan kesembuhan dari Dukun Cilik Ponari.
Coba, Dukun Cilik Ponari, yang digaung-gaungkan oleh puluhan ribu orang yang rela mati-matian ngantri demi mendapat celupan batu Si Anak Petir ini, nyata-nyatanya Dukun Cilik Ponari sendiri masih anak kecil usia 9 tahun yang seneng-senengnya bermain.
Bukan itu saja, sugesti berlebihan pendatang terhadap kesaktian Dukun Cilik Ponari jelas-jelas sudah tidak bisa berpikir secara sehat & jernih. Ya, gimana lagi ya, di saat tingkat rendahnya fasilitas kesehatan di Indonesia yang sebatas ala kadarnya untuk golongan menengah bawah, tentunya butuh suatu alternatif penyembuhan yang praktis, cepat & murah. Jadi ya gak salah, kalo saat ini ramai-ramai orang ngalap berkah 'sembuh' dari Sang Dukun Cilik Ponari.
Entah kenapa, masih ada saja orang yang lupa akan kebesaran Allah, dan lebih memandang satu sosok sebagai perantara kesembuhan. Apakah ini seperti melegitimasi Dukun Cilik Ponari sebagai dewa?? Toh, Dukun Cilik Ponari pun sempat sakit & periksa ke dokter.
Dukun Cilik Ponari juga manusia biasa dengan segala keterbatasannya, malah ketika ayahnya sakit, kenapa Dukun Cilik Ponari 'Putra Petir' sendiri tidak bisa menyembuhkan?? Akankah praktek Dukun Cilik Ponari akan berlangsung selamanya?? Kita tunggu saja..
Fenomena Dukun Cilik Ponari ternyata mengalahkan hebohnya panggung Idola Cilik. Dengan kata lain, Dukun Cilik Ponari adalah pemenang Idola Cilik sesungguhnya. Lha wong, jelas-jelas fansnya sampe bejibun & rela berinjak-injakan demi mendapatkan kesembuhan dari Dukun Cilik Ponari.
Coba, Dukun Cilik Ponari, yang digaung-gaungkan oleh puluhan ribu orang yang rela mati-matian ngantri demi mendapat celupan batu Si Anak Petir ini, nyata-nyatanya Dukun Cilik Ponari sendiri masih anak kecil usia 9 tahun yang seneng-senengnya bermain.
Bukan itu saja, sugesti berlebihan pendatang terhadap kesaktian Dukun Cilik Ponari jelas-jelas sudah tidak bisa berpikir secara sehat & jernih. Ya, gimana lagi ya, di saat tingkat rendahnya fasilitas kesehatan di Indonesia yang sebatas ala kadarnya untuk golongan menengah bawah, tentunya butuh suatu alternatif penyembuhan yang praktis, cepat & murah. Jadi ya gak salah, kalo saat ini ramai-ramai orang ngalap berkah 'sembuh' dari Sang Dukun Cilik Ponari.
Entah kenapa, masih ada saja orang yang lupa akan kebesaran Allah, dan lebih memandang satu sosok sebagai perantara kesembuhan. Apakah ini seperti melegitimasi Dukun Cilik Ponari sebagai dewa?? Toh, Dukun Cilik Ponari pun sempat sakit & periksa ke dokter.
Dukun Cilik Ponari juga manusia biasa dengan segala keterbatasannya, malah ketika ayahnya sakit, kenapa Dukun Cilik Ponari 'Putra Petir' sendiri tidak bisa menyembuhkan?? Akankah praktek Dukun Cilik Ponari akan berlangsung selamanya?? Kita tunggu saja..
Subscribe to:
Comments (Atom)