Sunday, February 15, 2009
Obat Puyer Bahaya
Polemik bahaya obat puyer makin ditandai dengan kekhawatiran WHO terhadap pemerintah Indonesia yang masih menoleransi pemberian obat puyer lebih dari 1% dari batas yang ditolerir WHO. Padahal negara-negara yang ekonominya terpuruk seperti Bangladesh & India pun sudah mengeliminir pemberian obat puyer. Kenapa Indonesia tidak bisa??
Jutaan anak bangsa yang merupakan modal besar penerus bangsa ini apakah masih harus menelan pahit-pahit obat anak yang nyata-nyata memberikan efek negatif?? Sepertinya Polemik Bahaya Obat Puyer masih akan berlangsung lama.
Dukun Cilik Asal Jombang
Fenomena Dukun Cilik Ponari ternyata mengalahkan hebohnya panggung Idola Cilik. Dengan kata lain, Dukun Cilik Ponari adalah pemenang Idola Cilik sesungguhnya. Lha wong, jelas-jelas fansnya sampe bejibun & rela berinjak-injakan demi mendapatkan kesembuhan dari Dukun Cilik Ponari.
Coba, Dukun Cilik Ponari, yang digaung-gaungkan oleh puluhan ribu orang yang rela mati-matian ngantri demi mendapat celupan batu Si Anak Petir ini, nyata-nyatanya Dukun Cilik Ponari sendiri masih anak kecil usia 9 tahun yang seneng-senengnya bermain.
Bukan itu saja, sugesti berlebihan pendatang terhadap kesaktian Dukun Cilik Ponari jelas-jelas sudah tidak bisa berpikir secara sehat & jernih. Ya, gimana lagi ya, di saat tingkat rendahnya fasilitas kesehatan di Indonesia yang sebatas ala kadarnya untuk golongan menengah bawah, tentunya butuh suatu alternatif penyembuhan yang praktis, cepat & murah. Jadi ya gak salah, kalo saat ini ramai-ramai orang ngalap berkah 'sembuh' dari Sang Dukun Cilik Ponari.
Entah kenapa, masih ada saja orang yang lupa akan kebesaran Allah, dan lebih memandang satu sosok sebagai perantara kesembuhan. Apakah ini seperti melegitimasi Dukun Cilik Ponari sebagai dewa?? Toh, Dukun Cilik Ponari pun sempat sakit & periksa ke dokter.
Dukun Cilik Ponari juga manusia biasa dengan segala keterbatasannya, malah ketika ayahnya sakit, kenapa Dukun Cilik Ponari 'Putra Petir' sendiri tidak bisa menyembuhkan?? Akankah praktek Dukun Cilik Ponari akan berlangsung selamanya?? Kita tunggu saja..
Wednesday, February 11, 2009
Mengatasi Anak Susah Minum Obat
Tenang mom, orang tua manapun pasti pernah ngalamin betapa susahnya membujuk anak untuk minum obat.
Ada beberapa cara yang bisa mom lakukan untuk mengatasi si kecil yang susah minum obat:
1. Campurkan obat dengan teh manis, ato agar-agar/ pudding.
2. Anda cicipi obat yang sudah dicampur. Biasanya, kalo rasa obat masih terlalu terasa, si kecil tetep gak mau minumnya. Dan lagi-lagi anak Anda akan susah minum obat.
3. Yang paling penting jangan memaksakan meminumkan obat ke anak, karena hasilnaya justru akan membuat si anak memuntahkan obat.
4. Terakhir, ketelananen dan selalu mencoba satu cara ke cara lain, lama-lama mom akan menemukan cara agar anak tidak lagi susah minum obat.
Tips Toilet Training
Tidak sedikit orang tua terutama ibu yang kebingungan kapan saat tepat untuk mengajarkan toilet training ke anak. Tidak gampang memang, tapi dengan berbekal cinta, kesabaran dan juga ilmu pasti semua bisa teratasi, terutama untuk masalah toilet training BAB (Buang Air Besar).
Berikut ada beberapa tips toilet training yang bisa dilakukan:
1. Kenalkan dulu istilah-istilah BAK (pipis, dll) dan BAB ( ook, dll), terutama saat si kecil selesai melakukan aktitivas toilet training tersebut.
2. Kenalkan suasana kamar mandi untuk mempermudah proses toilet training. Biarkan si kecil bereksplorasi dengan isi kamar mandi.
3. Untuk toilet training pada BAK, kenali tanda-tanda saat si kecil akan BAK, dimulai dengan cara Anda membawanya ke toilet setiap 2-3 jam sekali.
4. Untuk BAB, ini yang biasanya prosesi toilet training bikin uring-uringan para ibu. BAB ini justru kunci dari kesuksesan Anda dalam proses toilet training putra-putri Anda. Apa saja langkah-langkahnya:
A. Pastikan si kecil sudah bisa duduk dengan baik, tapi tetap Anda pegang selama proses toilet training BAB.
B. Peluk si kecil saat berlangsungnya BAB, tapi jangan terlalu erat, hanya untuk memastikan bahwa selama prosesi toilet training dia aman, dan otomatis pelukan ini bisa memberikan kenyamanan & ketenangan buat si kecil. Ingat mom, kenyamanan adalah kata kunci suksesnya toilet training.
C. Ajak si kecil menyanyi. Ya, benar cara ini efekfif untuk mengurangi ketegangan si kecil saat melakukan toilet training BAB. Ato bisa juga diajak cerita tentang hal-hal yang dia sukai.
D. Sekali waktu, memang si kecil bosan dan tidak sabaran. Jangan paksakan ia duduk & melakukan proses BAB, karena justru proses toilet trainingnya dijamin gagal bin batal.
E. Proses nyebokin sebagai proses akhir toilet training pun sebaiknya diisi dengan senda gurau.
Sekali lagi, sabar ya mom… Mom juga yang akan metik hasilnya kok. Selamat mencoba tips toilet training…!!
Sunday, February 8, 2009
Homeschooling, Siapa Takut??
Ayahbunda juga bilang, loh Ical kan udah besar, udah mau sekolah. Jadi gak boleh nenen lagi. Lagian denger-denger ayahbunda juga lagi ngrencanain punya adek buat Ical. Asssikkkkkkk, Ical kan seneng maen ama adek bayi, tapi ntar nenennya buat adek yaa??? Huwaaaaa gimana neeehhh.... Kan ada susu, begitu ayahbunda kasih pengertian ke Ical.
Ehmm, kalo udah lepas dari nenen bunda, berarti Ical uda gede, uda besar, saatnya belajar hal-hal baru yang lebih seru. Ical pasti juga seneng kalo belajarnya sambil bermain. Tapi enaknya dimana, Ical juga belum tauuu nihh. Bunda juga bilang, kalo Ical sekolah di rumah, Ical tetep bisa punya banyak temen kok. Kan bisa ikut les musik, gabung di sanggar lukis, ama ikut kegiatan-kegiatan anak-anak di luar rumah.